Aku sedang susah
Perang saudara di depan mata
Sana teman sini kawan
Korban sudah berjatuhan...
Dimana tempakan diri
Banyak orang yang kehilangan diri
Wakil rakyat yang malah dagelan
Sedangkan para pakar oleng dibentur kenyataan...
Penyiar TV bergetar suaranya
Rakyat yang lapar saling menerkam
Ahli agama kewalahan
Se-iman kok perang?
Burung bangkai mengintip dari balik awan
Sesekali terbang di atas kepala
Sekejap menukik ke dalam hati
Lalu bau kematian dihembus angin yang kibarkan bendera setengah tiang
Ada apa ini, begitu mudahnya nyawa melayang
Padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang
Apakah ini karma, apakah ini dosa turunan, apakah ini upah dari kebodohan
Aku ingin meledak, seperti bom waktu aku terkucil
Detaknya pun ditimbun sampah...
Kalau aku boleh mengeluh, jalan masihlah jauh
Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu
Aku sedang susah, rasanya ingin menjadi Hanoman atau Jango
Aku sedang susah, ya sedang susah...
Perang saudara di depan mata
Sana teman sini kawan
Korban sudah berjatuhan...
Dimana tempakan diri
Banyak orang yang kehilangan diri
Wakil rakyat yang malah dagelan
Sedangkan para pakar oleng dibentur kenyataan...
Penyiar TV bergetar suaranya
Rakyat yang lapar saling menerkam
Ahli agama kewalahan
Se-iman kok perang?
Burung bangkai mengintip dari balik awan
Sesekali terbang di atas kepala
Sekejap menukik ke dalam hati
Lalu bau kematian dihembus angin yang kibarkan bendera setengah tiang
Ada apa ini, begitu mudahnya nyawa melayang
Padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang
Apakah ini karma, apakah ini dosa turunan, apakah ini upah dari kebodohan
Aku ingin meledak, seperti bom waktu aku terkucil
Detaknya pun ditimbun sampah...
Kalau aku boleh mengeluh, jalan masihlah jauh
Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu
Aku sedang susah, rasanya ingin menjadi Hanoman atau Jango
Aku sedang susah, ya sedang susah...
Labels:
Iwan Fals,
Lirik Lagu
Thanks for reading Iwan Fals – Matahari Bulan Dan Bintang. Please share...!
0 Comment for "Iwan Fals – Matahari Bulan Dan Bintang"