Berdayung sampan biar sampai ke muara
Mengatur langkah jangan sampai kaki terluka
Menabur budi biar ikhlas di jiwa
Mengukir janji janganlah di bibir saja...
Ingat adat resam tuturkata tingkah dijaga
Warisan ibunda kekal lama segar berbunga
Menjadi bekal anak muda di rantauan
Menjadi tangkal ukur nilai peradaban...
(#)
Tanya pada diri (mana letak budi)
Tanya pada akal (apa yang dibekal)
Tanya pada hati (sudahkah terisi)
Ingat pada janji (jangan dimungkiri)
(*)
Dihujani emas bertahun di negeri orang
Tidak kan seperti hujan batu di halaman
Sopan bersantun indah pekerti jua di julang
Adat yang disanjung kekalnya zaman-berzaman...
(##)
Bumi yang dipijak, bak hamparan luas terbentang
Langit dijunjungi, meneduhi alam tak bertepi...
(**)
(Jatuh dipauti tika jalan dipimpini)
Melukis pekerti, menghias susila diri
Panas berteduh, gelapnya kan bersuluh
Kasih sayang dari insan pada insan...
(###)
Berputik bahasa, mulia pada semua
Terpaut, terpatri, tersemat di sanubari
Itulah hiasan diri...
[Interlude]
Back to: (#), (*), (##), (**), (###) 2X
Labels:
Lagu Malaysia,
Siti Nurhaliza
Thanks for reading Siti Nurhaliza – Panas Berteduh Gelap Bersuluh. Please share...!
0 Comment for "Siti Nurhaliza – Panas Berteduh Gelap Bersuluh"