Dewa dewi cinta berpandangan mata
Diatas pelangi jingga
Cakrawala hidup tak bisa dibaca
Sering berubah-ubah
Topeng-topeng hidup berkeliaran
Diatas panggung dunia
Ada yang tersenyum, ada yang menangis
Mimpi buruk yang panjang harus kita jalani
Buanglah topengmu, buka matamu
Tak perlu sembunyi, tak perlu lari
(*)
Topeng-topeng hidup berkeliaran
Menutupi jiwa-jiwa yang mati
Menciptakan bayang fatamorgana
Menciptakan penjara kehidupan
Bukalah pintu hati, barlah sinar memasuki
Bukalah mata hati, bukalah topeng penutupmu
Banyakklah dunia...
[Interlude]
Hari-hari datang, hari-hari pergi
Tak perlu lagi sembunyi
Saat senja datang, bintang bercahaya
Malam tak lagi sunyi, lampu alam menyala
Di sudut-sudut langit api menyala
Membakar topeng-topeng, membuang sangsi...
Back to: (*)
Bakarlah topeng-topengmu, bukalah pintu hati
Carilah jati dirimu, bukalah mata hati
Waktu berada di tanganmu, waktu berada di tanganmu
Singkirkan, singkirkan, singkirkan semua yang merintangi
Singkirkan, singkirkan...
0 Comment for "Nicky Astria – Topeng-Topeng"