Iis putri duda Muklis, gendut kayak buntelan kentut
Iis sudah punay do’i, Didi pemabok dari Depok
Konon Iis dan Didi belum lama pacaran
Tapi tersiar kabar sudah kecelakaan...
Iis mual Didi gugup, Iis muntah Didi bingung
Diperiksa ya positif, Didi lantas lari kabur...
[Laki-laki tahun 80’an ya begitu]
Didi lari terbirit Pak Muklis bawa clurit (walah-walah)
Didi lapor polisi berharap dilindungi
Tapi mungkin Pak Muklis emosi lupa diri
Clurit sembarang sambit, nyamber leher polisi
Kepala loncat Pak Muklis pucat, Didi lari cepat-cepat
Soal ini jadi rame, bikin geger kampung taoge
Iis makin menderita, pacar tiada bapak dipenjara
Perut terus membangkak sampai 9 bulan
Didi entah dimana, Pak Muklis bunuh diri di penjara
Iis mati usai melahirkan, yang goblok bayinya ikut-ikutan...
Iis makin menderita, pacar tiada bapak dipenjara
Perut terus membangkak sampai 9 bulan
Didi entah dimana, Pak Muklis bunuh diri di penjara
Iis mati usai melahirkan, yang goblok bayinya ikut-ikutan
Mati...
0 Comment for "Doel Sumbang – Sebuah Cerpen"